Cara Wudhu Nabi Muhammad Saw

Cara Wudhu Nabi Muhammad Saw

Adapun tata cara wudhu secara ringkas berdasarkan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi was sallam ada Empat hadits
1. Riwayat hadits dari Humroon budak sahabat Utsman bin Affan rodhiyallahu ‘anhu [5],

عَنْ حُمْرَانَ مَوْلَى عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ أَنَّهُ رَأَى عُثْمَانَ دَعَا بِوَضُوءٍ ، فَأَفْرَغَ عَلَى يَدَيْهِ مِنْ إِنَائِهِ ، فَغَسَلَهُمَا ثَلاَثَ مَرَّاتٍ ، ثُمَّ أَدْخَلَ يَمِينَهُ فِى الْوَضُوءِ ، ثُمَّ تَمَضْمَضَ ، وَاسْتَنْشَقَ ، وَاسْتَنْثَرَ ، ثُمَّ غَسَلَ وَجْهَهُ ثَلاَثًا وَيَدَيْهِ إِلَى الْمِرْفَقَيْنِ ثَلاَثًا ، ثُمَّ مَسَحَ بِرَأْسِهِ ، ثُمَّ غَسَلَ كُلَّ رِجْلٍ ثَلاَثًا ، ثُمَّ قَالَ رَأَيْتُ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – يَتَوَضَّأُ نَحْوَ وُضُوئِى هَذَا وَقَالَ « مَنْ تَوَضَّأَ نَحْوَ وُضُوئِى هَذَا ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ ، لاَ يُحَدِّثُ فِيهِمَا نَفْسَهُ ، غَفَرَ اللَّهُ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Dari Humroon bekas budak Utsman bin Affan–, suatu ketika ‘Utsman memintanya untuk membawakan air wudhu (dengan wadah pent.), kemudian ia tuangkan air dari wadah tersebut ke kedua tangannya. Maka ia membasuh kedua tangannya sebanyak tiga kali, lalu ia memasukkan tangan kanannya ke dalam air wudhu kemudian berkumur-kumur, lalu beristinsyaq dan beristintsar. Lalu beliau membasuh wajahnya sebanyak tiga kali, (kemudian) membasuh kedua tangannya sampai siku sebanyak tiga kali kemudian menyapu kepalanya (sekali sajapent.) kemudian membasuh kedua kakinya sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengatakan, “Aku melihat Nabi shallallahu ‘alaihi was sallam berwudhu dengan wudhu yang semisal ini dan beliau shallallahu ‘alaihi was sallam mengatakan, “Barangsiapa yang berwudhu dengan wudhu semisal ini kemudian sholat 2 roka’at (dengan khusyuked.)dan ia tidak berbicara di antara wudhu dan sholatnya [6] maka Allah akan ampuni dosa-dosanya yang telah lalu”[7].

1. Membasuh kedua tangannya sebanyak tiga kali
2. Berkumur-kumur, lalu beristinsyaq dan beristintsar sekali
3. Membasuh wajahnya sebanyak tiga kali
4. Membasuh kedua tangannya sampai siku sebanyak tiga kali
5. Mengusap kepalanya sekali saja
6. Membasuh kedua kakinya sebanyak tiga kali,

2. Riwayat hadits dari Abdullah Ibnu Zaid
أنَّ رَجُلًا قَالَ لِعَبْدِ اللَّهِ بنِ زَيْدٍ، وهو جَدُّ عَمْرِو بنِ يَحْيَى: أتَسْتَطِيعُ أنْ تُرِيَنِي، كيفَ كانَ رَسولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ يَتَوَضَّأُ؟ فَقَالَ عبدُ اللَّهِ بنُ زَيْدٍ: نَعَمْ، فَدَعَا بمَاءٍ، فأفْرَغَ علَى يَدَيْهِ فَغَسَلَ مَرَّتَيْنِ، ثُمَّ مَضْمَضَ واسْتَنْثَرَ ثَلَاثًا، ثُمَّ غَسَلَ وجْهَهُ ثَلَاثًا، ثُمَّ غَسَلَ يَدَيْهِ مَرَّتَيْنِ مَرَّتَيْنِ إلى المِرْفَقَيْنِ، ثُمَّ مَسَحَ رَأْسَهُ بيَدَيْهِ، فأقْبَلَ بهِما وأَدْبَرَ، بَدَأَ بمُقَدَّمِ رَأْسِهِ حتَّى ذَهَبَ بهِما إلى قَفَاهُ، ثُمَّ رَدَّهُما إلى المَكَانِ الذي بَدَأَ منه، ثُمَّ غَسَلَ رِجْلَيْهِ.
الراوي : عبدالله بن زيد | المحدث : البخاري | المصدر : صحيح البخاري | الصفحة أو الرقم : 185 | خلاصة حكم المحدث : [صحيح]
Ada seorang laki-laki bertanya kepada Abdullah Ibnu Zaid dan ia adalah kakeknya Yahya Al maziny ; bisakah engkau memperlihatkan kepadaku bagaimana cara wudhu nya Rasulullah Saw….?
Abdullah Ibnu Zaid menjawab iya bisa, maka beliau mengajak untuk mengambil air kemudian mencuci kedua tangannya sebanyak dua kali, berkumur kumur, mengeluarkan air dari hidung tiga kali kemudian mencuci wajahnya tiga kali kemudian mencuci kedua tangannya sampai siku dua kali² kemudian mengusap kepala dari depan ke belakang memulai dari bagian depan kepalanya di tarik ke belakang sampai leher dan di kembalikan lagi kedepan tempat mulai mengusap, kemudian mencuci kedua kakinya (HR. Bukhari)

1. Mencuci kedua tangannya sebanyak dua kali²
2. Berkumur kumur, mengeluarkan air dari hidung tiga kali
3. Mencuci wajahnya tiga kali
4. Mencuci kedua tangannya sampai siku dua kali²
5. Mengusap kepala dari depan ke belakang memulai dari bagian depan kepalanya di tarik ke belakang sampai leher dan di kembalikan lagi kedepan tempat mulai mengusap
6. Mencuci kedua kakinya sekali saja

3. Riwayat hadits dari Ali bin Abi Thalib
أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ وَهُوَ ابْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ مَالِكِ بْنِ عُرْفُطَةَ عَنْ عَبْدِ خَيْرٍ عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّهُ أُتِيَ بِكُرْسِيٍّ فَقَعَدَ عَلَيْهِ ثُمَّ دَعَا بِتَوْرٍ فِيهِ مَاءٌ فَكَفَأَ عَلَى يَدَيْهِ ثَلَاثًا ثُمَّ مَضْمَضَ وَاسْتَنْشَقَ بِكَفٍّ وَاحِدٍ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ وَغَسَلَ وَجْهَهُ ثَلَاثًا وَغَسَلَ ذِرَاعَيْهِ ثَلَاثًا ثَلَاثًا وَأَخَذَ مِنْ الْمَاءِ فَمَسَحَ بِرَأْسِهِ وَأَشَارَ شُعْبَةُ مَرَّةً مِنْ نَاصِيَتِهِ إِلَى مُؤَخَّرِ رَأْسِهِ ثُمَّ قَالَ لَا أَدْرِي أَرَدَّهُمَا أَمْ لَا وَغَسَلَ رِجْلَيْهِ ثَلَاثًا ثَلَاثًا ثُمَّ قَالَ مَنْ سَرَّهُ أَنْ يَنْظُرَ إِلَى طُهُورِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَهَذَا طُهُورُهُ و قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ هَذَا خَطَأٌ وَالصَّوَابُ خَالِدُ بْنُ عَلْقَمَةَ لَيْسَ مَالِكَ بْنَ عُرْفُطَةَ
Sunan Nasa’i Telah mengabarkan kepada kami [Suwaid bin Nashr] dia berkata: Telah memberitakan kepada kami [Abdullah yaitu Ibnu Mubarak] dari [Syu’bah] dari Malik bin ‘Urfuthah dari [Abdu Khair] dari [Ali Radliyallahu’anhu], bahwa ia dibawakan sebuah kursi, ia segera duduk di kursi tersebut. Kemudian ia meminta bejana kecil berisi air, ia tuangkan ke telapak tangannya tiga kali kemudian berkumur tiga kali dan menghisapnya ke dalam hidung dengan satu telapak tangan sebanyak tiga kali. Lalu membasuh wajahnya tiga kali, membasuh kedua lengannya tiga-tiga kali, kemudian mengambil dan mengusap kepalanya- Syu’bah -(perawi hadits ini) menunjukkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengusap kepalanya sekali dari ujung ubun-ubun sampai tengkuknya, ia (Syu’bah) berkata: ‘Aku tidak tahu apakah beliau mengembalikan kedua tangannya atau tidak (dari tengkuk sampai ubun-ubun)?”- dan beliau membasuh kedua kakinya masing-masing tiga kali. Setelah itu ia berkata: “Barangsiapa senang melihat cara Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersuci, inilah cara Beliau bersuci.” Dan Abu Abdurrahman berkata: “Jalur periwayatan di atas ada yang salah, yang benar adalah [Khalid bin Alqamah] bukan Malik bin ‘Urfuthah.

1. Membasuh tangannya tiga kali
2. Berkumur kumur tiga kali
3. Menghisapnya ke dalam hidung dengan satu telapak tangan sebanyak tiga kali
4. Membasuh wajahnya tiga kali
5. Membasuh kedua lengannya tiga kali
6. Mengusap kepalanya sekali dari ujung ubun-ubun sampai tengkuknya, ia (Syu’bah) berkata: ‘Aku tidak tahu apakah beliau mengembalikan kedua tangannya atau tidak (dari tengkuk sampai ubun-ubun)?”-
7. Membasuh kedua kakinya masing² tiga kali.

4. Riwayat hadits dari Husain ibni Ali
حسين ابن علي رضي الله عنهما قال رأيتُ عليًّا – رَضِيَ اللهُ عنه – تَوَضَّأَ فَغَسَلَ كفَّيْهِ حتى أَنْقَاهُمَا ، ثم مَضْمَضَ ثَلَاثًا واسْتَنْشَقَ ثلاثًا وغسل وجهَهُ ثلاثًا ، وذراعيْهِ ثلاثًا ، ومسح برأسِهِ مرةً ، ثم غسلَ قَدَمَيْهِ إلى الكَعْبَيْنِ ، ثم قام وأخذَ فضلَ طَهُوِرِهِ فشرِبَهُ وهو قائِمٌ ، ثم قال : أحبَبْتُ أن أُرِيَكُمْ كيف كان طهورُ رسولِ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم
الراوي : علي بن أبي طالب | المحدث : النووي | المصدر : خلاصة الأحكام للنووي | الصفحة أو الرقم : 1/97 | خلاصة حكم المحدث : في رواية بإسناد حسن قال : (فأفرغ من الإناء على يمينه فغسل يديه ثلاثا، ثم تمضمض واستنثر ثلاثا، فمضمض ونثر من الكف التي يأخذ فيها) وفي رواية بإسناد صحيح: (ومسح على رأسه حتى الماء يقطر) وفي رواية بإسناد جيد : (نثر بيده اليسرى) | التخريج : أخرجه أبو داود (116)، والترمذي (48)، والنسائي (96)، وأحمد (1046) باختلاف يسير.
Husain bin Ali Radhiyallahu Anhuma berkata aku pernah melihat Ali Radhiyallahu Anhu berwudhu maka beliau mencuci kedua telapak tangannya sampai bersih kemudian berkumur kumur tiga kali beristinsyaq tiga kali membersihkan wajahnya tiga kali membasuh pergelangan tangan sampai siku tiga kali dan mengusap kepala sekali saja kemudian membasuh telapak kaki sampai mata kaki setelah itu beliau mengatakan ; aku ingin banget melihat kalian berwudhu sebagaimana wudhu nya Rasulullah Saw (HR. Tirmidzi)

1. Mencuci kedua telapak tangannya sampai bersih
2. Berkumur kumur tiga kali
3. Beristinsyaq tiga kali
4. Membersihkan wajahnya tiga kali
5. Membasuh pergelangan tangan sampai siku tiga kali
6. Mengusap kepala sekali saja
7. Membasuh telapak kaki sampai mata kaki sekali

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *